<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Perbankan Meniti Krisis</title>
	<atom:link href="http://n0vri.wordpress.com/2008/07/01/perbankan-meniti-krisis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/01/perbankan-meniti-krisis/</link>
	<description>an eagle doesn't catch flies</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Oct 2009 14:24:46 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: n0vri</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/01/perbankan-meniti-krisis/#comment-1382</link>
		<dc:creator>n0vri</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 00:39:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=244#comment-1382</guid>
		<description>@christ
rasanya gak cuma Anda, tapi banyak orang seperti saya juga bermimpi demikian. Namun, kondisi ekonomi Indonesia yang sangat liberal dan sistem perbankan kita yang dikuasai oleh pemilik kapital asing yang besar dan profit oriented, maka hal itu sulit.

Saya pernah menulis &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;a href=&quot;https://n0vri.wordpress.com/2008/03/11/microbanking-manfaat-dan-mudharat/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Microbanking: Manfaat dan Mudarat&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; yang pernah dimuat di salah satu media ekonomi nasional. Dalam paragraf terakhir saya memang sedikit menyinggung keberadaan Grameen Bank sebagai benchmark untuk belajar. Namun memang tulisan khusus mengenai microbanking yang seperti Grameen Bank saya belum pernah menulis secara detail. Thanks atas saran dan masukannya :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@christ<br />
rasanya gak cuma Anda, tapi banyak orang seperti saya juga bermimpi demikian. Namun, kondisi ekonomi Indonesia yang sangat liberal dan sistem perbankan kita yang dikuasai oleh pemilik kapital asing yang besar dan profit oriented, maka hal itu sulit.</p>
<p>Saya pernah menulis <strong><em><a href="https://n0vri.wordpress.com/2008/03/11/microbanking-manfaat-dan-mudharat/" rel="nofollow">Microbanking: Manfaat dan Mudarat</a></em></strong> yang pernah dimuat di salah satu media ekonomi nasional. Dalam paragraf terakhir saya memang sedikit menyinggung keberadaan Grameen Bank sebagai benchmark untuk belajar. Namun memang tulisan khusus mengenai microbanking yang seperti Grameen Bank saya belum pernah menulis secara detail. Thanks atas saran dan masukannya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: christ</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/01/perbankan-meniti-krisis/#comment-1381</link>
		<dc:creator>christ</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 17:27:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=244#comment-1381</guid>
		<description>Saya bermimpi suatu saat nanti ada bank seperti bank grameen di bangladesh yang khusus menangani orang miskin. dan sungguh-sungguh memerdekakan mereka dari kemiskinan, sehingga secara perlahan namun pasti meningkatkan ekonomi di masyarakat.

Mungkin harapan ini tidak dapat dibebankan atau diharapkan pada bank yang saat ini ada, karena terlanjur dibebani mazhab sustainability growth, sehingga selalu mengejar growth laba yang nggak ada habisnya.

Kapan nulis tentang hal ini, mas ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya bermimpi suatu saat nanti ada bank seperti bank grameen di bangladesh yang khusus menangani orang miskin. dan sungguh-sungguh memerdekakan mereka dari kemiskinan, sehingga secara perlahan namun pasti meningkatkan ekonomi di masyarakat.</p>
<p>Mungkin harapan ini tidak dapat dibebankan atau diharapkan pada bank yang saat ini ada, karena terlanjur dibebani mazhab sustainability growth, sehingga selalu mengejar growth laba yang nggak ada habisnya.</p>
<p>Kapan nulis tentang hal ini, mas ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
