<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Dicontek Mentah-mentah</title>
	<atom:link href="http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/</link>
	<description>an eagle doesn't catch flies</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Oct 2009 14:24:46 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: n0vri</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/#comment-1453</link>
		<dc:creator>n0vri</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2008 06:10:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=250#comment-1453</guid>
		<description>&lt;b&gt;@Andra Muhid, Widi Arti Widi Arto&lt;/b&gt;

Biarkan saja, siapapun adanya beliau. 
Bahwa bisa jadi ada sesuatu dibalik komentar beliau terhadap Saparie, juga tak masalah buat saya. 

Bisa jadi beliau gak suka dengan apa yang dilakukan Gunoto Saparie, namun dengan berbagai pertimbangan tak bisa mengungkapkan jati dirinya. </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><b>@Andra Muhid, Widi Arti Widi Arto</b></p>
<p>Biarkan saja, siapapun adanya beliau.<br />
Bahwa bisa jadi ada sesuatu dibalik komentar beliau terhadap Saparie, juga tak masalah buat saya. </p>
<p>Bisa jadi beliau gak suka dengan apa yang dilakukan Gunoto Saparie, namun dengan berbagai pertimbangan tak bisa mengungkapkan jati dirinya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Widi Arto</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/#comment-1452</link>
		<dc:creator>Widi Arto</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2008 18:33:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=250#comment-1452</guid>
		<description>Oalah, oalah, gue tahu kok siapa orang namain diri sebagai Haryono tuh. Bukan cowok tapi cewek kok. Bener. Cewek! Oalah, oalah... Pak Novri pengin tau? Kirimin email ke gue.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Oalah, oalah, gue tahu kok siapa orang namain diri sebagai Haryono tuh. Bukan cowok tapi cewek kok. Bener. Cewek! Oalah, oalah&#8230; Pak Novri pengin tau? Kirimin email ke gue.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Widi Arti</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/#comment-1451</link>
		<dc:creator>Widi Arti</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2008 18:26:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=250#comment-1451</guid>
		<description>Oalah, ini orang yang menamakan diri sebagai Haryono pastilah bukan Haryono. Kemungkinan besar dia seorang perempuan. Jangan-jangan Haryono itu nama suaminya orang yang menamakan diri sebagai Haryono. Oalah, oalah, aku tahu nama perempuan yang sangat memiliki dendam kesumat terhadap Pak Gunoto. Oalah, oalah. Tebakan saya pasti tidak salah. Pak Novri ingin tahu namanya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Oalah, ini orang yang menamakan diri sebagai Haryono pastilah bukan Haryono. Kemungkinan besar dia seorang perempuan. Jangan-jangan Haryono itu nama suaminya orang yang menamakan diri sebagai Haryono. Oalah, oalah, aku tahu nama perempuan yang sangat memiliki dendam kesumat terhadap Pak Gunoto. Oalah, oalah. Tebakan saya pasti tidak salah. Pak Novri ingin tahu namanya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Andra Muhid</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/#comment-1450</link>
		<dc:creator>Andra Muhid</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2008 14:40:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=250#comment-1450</guid>
		<description>Buat Mas Haryono,
Sepertinya Anda kenal banget dengan Mas Gunoto? Apakah Anda orang Semarang yang dekat dengan dia? Dari kata-kata Anda sepertinya ada dendam kesumat di baliknya. 
Terima kasih dan sebenarnya saya ingin berkenalan dengan Anda, Mbak Haryono, eh Bu Haryono, eh Mas Haryono. Sori, bercanda... Hahahaha.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Buat Mas Haryono,<br />
Sepertinya Anda kenal banget dengan Mas Gunoto? Apakah Anda orang Semarang yang dekat dengan dia? Dari kata-kata Anda sepertinya ada dendam kesumat di baliknya.<br />
Terima kasih dan sebenarnya saya ingin berkenalan dengan Anda, Mbak Haryono, eh Bu Haryono, eh Mas Haryono. Sori, bercanda&#8230; Hahahaha.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: n0vri</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/#comment-1444</link>
		<dc:creator>n0vri</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 00:47:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=250#comment-1444</guid>
		<description>@asep muhyidin

Iya, mudah-mudahan beliau jera. 
Btw, terima kasih atas dukungannya ya :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@asep muhyidin</p>
<p>Iya, mudah-mudahan beliau jera.<br />
Btw, terima kasih atas dukungannya ya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: asep muhyidin</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/#comment-1442</link>
		<dc:creator>asep muhyidin</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Jul 2008 02:40:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=250#comment-1442</guid>
		<description>Waah,

Kena batunya juga itu orang.

Mudah-mudahan tidak diikuti oleh generasi berikutnya ulah itu.


Sabar ya mas

Bravo novri!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Waah,</p>
<p>Kena batunya juga itu orang.</p>
<p>Mudah-mudahan tidak diikuti oleh generasi berikutnya ulah itu.</p>
<p>Sabar ya mas</p>
<p>Bravo novri!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: n0vri</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/#comment-1441</link>
		<dc:creator>n0vri</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 04:41:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=250#comment-1441</guid>
		<description>@haryono

Saya turut sedih sekaligus kasihan mendengar kasusnya, jika memang demikian. 

Jika ia sampai kehilangan pekerjaan di koran Wawasan, maka apa yang sekarang dialaminya adalah buah yang dipetik atas apa yang ia tanam.  Saya pikir, itu sudah cukup &quot;menghukum&quot; beliau dan tak perlu lagi kita dengan &quot;kejam&quot; terus mengejar kesalahan-kesalahan yang beliau lakukan.

Jadikan saja ini pelajaran yang amat berharga buat kita semua, terutama buat penulis pemula seperti saya.

Semoga dengan ini beliau bisa menjadi lebih jujur dalam berkarya.

Anyway, terima kasih atas input yang Mas Haryono berikan. Salam kenal dan jabat erat dari saya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@haryono</p>
<p>Saya turut sedih sekaligus kasihan mendengar kasusnya, jika memang demikian. </p>
<p>Jika ia sampai kehilangan pekerjaan di koran Wawasan, maka apa yang sekarang dialaminya adalah buah yang dipetik atas apa yang ia tanam.  Saya pikir, itu sudah cukup &#8220;menghukum&#8221; beliau dan tak perlu lagi kita dengan &#8220;kejam&#8221; terus mengejar kesalahan-kesalahan yang beliau lakukan.</p>
<p>Jadikan saja ini pelajaran yang amat berharga buat kita semua, terutama buat penulis pemula seperti saya.</p>
<p>Semoga dengan ini beliau bisa menjadi lebih jujur dalam berkarya.</p>
<p>Anyway, terima kasih atas input yang Mas Haryono berikan. Salam kenal dan jabat erat dari saya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: haryono</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/#comment-1440</link>
		<dc:creator>haryono</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 03:09:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=250#comment-1440</guid>
		<description>Novri,

Sepertinya dia sudah bukan staf redaksi atau apa pun di wawasan. Sebelum kasusmu dia kudengar mendapat kasus yang sama yaitu membuat berita atau opini copy paste dari sumber google dari berbagai artikel. dan akhirnya dia di PHK dari wawasan.  Dia juga sering menulis atas nama istrinya Sri Multi Fatmawati, perhatikan. Ada juga beberapa tulisan yang mengatas namakan anaknya yang katanya kuliah di fakultas sastra undip yaitu alem savero reyhan atau gella rakhma islamey, atau erna sulistyowati. Coba pantau dan sikapi. Saya juga gergetan setiap membaca tuiisannya.

Kita harus berantas kejahatan intelektual.
Salamku</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Novri,</p>
<p>Sepertinya dia sudah bukan staf redaksi atau apa pun di wawasan. Sebelum kasusmu dia kudengar mendapat kasus yang sama yaitu membuat berita atau opini copy paste dari sumber google dari berbagai artikel. dan akhirnya dia di PHK dari wawasan.  Dia juga sering menulis atas nama istrinya Sri Multi Fatmawati, perhatikan. Ada juga beberapa tulisan yang mengatas namakan anaknya yang katanya kuliah di fakultas sastra undip yaitu alem savero reyhan atau gella rakhma islamey, atau erna sulistyowati. Coba pantau dan sikapi. Saya juga gergetan setiap membaca tuiisannya.</p>
<p>Kita harus berantas kejahatan intelektual.<br />
Salamku</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: n0vri</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/#comment-1438</link>
		<dc:creator>n0vri</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 01:14:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=250#comment-1438</guid>
		<description>@haryono

Biarlah Mas. Saya tak ingin berpanjang panjang. Dengan tidak adanya tanggapan apapun dari beliau, saya sudah berasumsi beliau mengakui kesalahannya. Dengan dimuatnya surat saya di harian Waspada dan Bisnis Indonesia, setidaknya publik juga &lt;em&gt;aware&lt;/em&gt; bahwa yang bersangkutan telah mencederai integritasnya sendiri.

Semoga redaktur opini koran juga akan mendapat pelajaran, betapapun terkenalnya seseorang sebagai penulis, &lt;b&gt;kompetensi&lt;/b&gt; terhadap tema tulisan juga harus diperhatikan. 

Mungkin karena ybs adalah staf ahli redaksi (sesuai yang tertulis di &quot;profil&quot;  di website Wawasan), maka pertimbangan kompetensi itu sedikit diabaikan. Sayangnya kepercayaan redaksi Wawasan itu pun dicederai oleh beliau.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@haryono</p>
<p>Biarlah Mas. Saya tak ingin berpanjang panjang. Dengan tidak adanya tanggapan apapun dari beliau, saya sudah berasumsi beliau mengakui kesalahannya. Dengan dimuatnya surat saya di harian Waspada dan Bisnis Indonesia, setidaknya publik juga <em>aware</em> bahwa yang bersangkutan telah mencederai integritasnya sendiri.</p>
<p>Semoga redaktur opini koran juga akan mendapat pelajaran, betapapun terkenalnya seseorang sebagai penulis, <b>kompetensi</b> terhadap tema tulisan juga harus diperhatikan. </p>
<p>Mungkin karena ybs adalah staf ahli redaksi (sesuai yang tertulis di &#8220;profil&#8221;  di website Wawasan), maka pertimbangan kompetensi itu sedikit diabaikan. Sayangnya kepercayaan redaksi Wawasan itu pun dicederai oleh beliau.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: haryono</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/#comment-1437</link>
		<dc:creator>haryono</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 05:47:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=250#comment-1437</guid>
		<description>hai sobat,

sepertinya harus diklarifikasi dan tdk dibiarkan begitu saja kebiasaan copy paste. Rasanya dia punya kebiasaan copy paste dari berbagai artikel, jika saya baca beberapa tulisannya. Dia meramu dari berbagai tulisan. Call aja di no rumahnya  0247600601, hp. 081932354496, 081575579001, 081326824443.

Mudah-mudahan dia jera melakukan hal itu. Ini kecenderungan dia sekarang ini. Dapat dilihat dari berbagai tulisannya.

Salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hai sobat,</p>
<p>sepertinya harus diklarifikasi dan tdk dibiarkan begitu saja kebiasaan copy paste. Rasanya dia punya kebiasaan copy paste dari berbagai artikel, jika saya baca beberapa tulisannya. Dia meramu dari berbagai tulisan. Call aja di no rumahnya  0247600601, hp. 081932354496, 081575579001, 081326824443.</p>
<p>Mudah-mudahan dia jera melakukan hal itu. Ini kecenderungan dia sekarang ini. Dapat dilihat dari berbagai tulisannya.</p>
<p>Salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: n0vri</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/#comment-1426</link>
		<dc:creator>n0vri</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2008 12:09:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=250#comment-1426</guid>
		<description>@makhmud
Semoga Pak. Jika beliau mengklarifikasi dan meminta maaf; it&#039;s all done. Masalah selesai.

@Reny S.
Terima kasih sekali atas dukungannya. Insya Allah say tidak terganggu. Justru ini menjadi motivasi untuk lebih baik dan lebih berhati-hati.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@makhmud<br />
Semoga Pak. Jika beliau mengklarifikasi dan meminta maaf; it&#8217;s all done. Masalah selesai.</p>
<p>@Reny S.<br />
Terima kasih sekali atas dukungannya. Insya Allah say tidak terganggu. Justru ini menjadi motivasi untuk lebih baik dan lebih berhati-hati.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Reny S</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/#comment-1425</link>
		<dc:creator>Reny S</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2008 07:45:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=250#comment-1425</guid>
		<description>Novri, saya memahami kegundahanmu. Saran saya, tenang saja, mutiara meskipun dalam lumpur akan kelihatan. Terus kreatif, saya menunggu karya-karyamu selanjutnya. Tentu saja yang lebih baik dan memikat. Tinggalkan hal-hal yang mengganggu pikiran dan menghabiskan energimu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Novri, saya memahami kegundahanmu. Saran saya, tenang saja, mutiara meskipun dalam lumpur akan kelihatan. Terus kreatif, saya menunggu karya-karyamu selanjutnya. Tentu saja yang lebih baik dan memikat. Tinggalkan hal-hal yang mengganggu pikiran dan menghabiskan energimu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: makhmud</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/#comment-1424</link>
		<dc:creator>makhmud</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 08:12:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=250#comment-1424</guid>
		<description>Saya sudah membaca Surat Pembaca Sdr. Novri di Koran &quot;Wawasan&quot; 17 Juni. 
Saya tidak tahu, apakah telah ada respon dari Sdr. Gunoto. Saya kira dia akan melakukan klarifikasi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sudah membaca Surat Pembaca Sdr. Novri di Koran &#8220;Wawasan&#8221; 17 Juni.<br />
Saya tidak tahu, apakah telah ada respon dari Sdr. Gunoto. Saya kira dia akan melakukan klarifikasi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: n0vri</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/#comment-1412</link>
		<dc:creator>n0vri</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2008 06:06:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=250#comment-1412</guid>
		<description>@priandoyo
Makasih Njar. Tapi tetep aja gelo :P</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@priandoyo<br />
Makasih Njar. Tapi tetep aja gelo <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: priandoyo</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/#comment-1411</link>
		<dc:creator>priandoyo</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2008 05:03:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=250#comment-1411</guid>
		<description>Tenang aja Mas Nov, ini tanda-tandanya bakal makin ngetop :) Tulisan Mas Novri bagus dan bisa dijadikan rujukan pastinya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tenang aja Mas Nov, ini tanda-tandanya bakal makin ngetop <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Tulisan Mas Novri bagus dan bisa dijadikan rujukan pastinya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: n0vri</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/#comment-1409</link>
		<dc:creator>n0vri</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2008 04:11:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=250#comment-1409</guid>
		<description>@Erander

Makasih Bang Eby. Jika saya salah, saya gak akan berani melakukan hal ini. Bahkan Surat Pembaca saya langsung terbit di Bisnis Indonesia di sabtu pagi, padahal surat itu saya kirim via email Jumat sore. Ini menunjukkan harian Bisnis pun aware. Artikel saya terbit di sebuah Koran Nasional hampir satu tahun lebih dulu. Bahkan email saya ketika mengirimkan ke Bisnis, sampai sekarang masih ada. 

Plagiarisme ini sangat kentara karena susunan kalimat, bahkan titik dan koma nya sama. Terlebih, pada dua paragraf terakhir artikel palgiat itu terlihat &quot;tidak nyambung&quot; dengan isi tulisan secara keseluruhan, terbaca kesan asal tempel.

Saat ini, tulisan itu sudah tidak ada lagi website koran Wawasan. Namun saya tidak tahu apakah keberatan saya dimuat oleh mereka atau tidak, akrena dalam website koran itu tidak terdapat kolom Surat Pembaca. Terlebih, beliau itu adalah penulis senior, budayawan, sekaligus staf ahli bidang peningkatan mutu di koran yang bersangkutan. Wallahu&#039;alam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Erander</p>
<p>Makasih Bang Eby. Jika saya salah, saya gak akan berani melakukan hal ini. Bahkan Surat Pembaca saya langsung terbit di Bisnis Indonesia di sabtu pagi, padahal surat itu saya kirim via email Jumat sore. Ini menunjukkan harian Bisnis pun aware. Artikel saya terbit di sebuah Koran Nasional hampir satu tahun lebih dulu. Bahkan email saya ketika mengirimkan ke Bisnis, sampai sekarang masih ada. </p>
<p>Plagiarisme ini sangat kentara karena susunan kalimat, bahkan titik dan koma nya sama. Terlebih, pada dua paragraf terakhir artikel palgiat itu terlihat &#8220;tidak nyambung&#8221; dengan isi tulisan secara keseluruhan, terbaca kesan asal tempel.</p>
<p>Saat ini, tulisan itu sudah tidak ada lagi website koran Wawasan. Namun saya tidak tahu apakah keberatan saya dimuat oleh mereka atau tidak, akrena dalam website koran itu tidak terdapat kolom Surat Pembaca. Terlebih, beliau itu adalah penulis senior, budayawan, sekaligus staf ahli bidang peningkatan mutu di koran yang bersangkutan. Wallahu&#8217;alam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: erander</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/#comment-1408</link>
		<dc:creator>erander</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2008 03:49:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=250#comment-1408</guid>
		<description>Memprihatinkan pak ...

Speechless membaca postingan bapak .. koq bisa²nya seorang yang bermatabat melakukan tindakan tercela -- dan saya yakin disengaja. Siapapun tidak dibenarkan melakukan &#039;pengakuan&#039; atas karya orang lain.

Saya jadi ingat kasus lagu Geby .. yang heboh dan kemudian diklaim milik banyak pihak. Belum lagi kasus² lainnya. Apakah otak kita sudah tumpul sehingga malas menelorkan karya² yang bermutu sehingga diambil jalan pintas untuk mengakui karya milik orang lain.

Mas Nov .. saya justru kawatir, orang² yang sudah punya nama dan lebih ngetop dari kita, akan memutar balikan fakta karena mereka merasa sudah punya legitimasi di masyarakat tentang kredibilitas mereka.

Ketika ada orang &#039;awam&#039; yang mengklaim suatu hasil karya, mereka cenderung akan didukung dengan masyarakat yang sudah tahu kredibilitasnya .. orang awam ini malah nanti dicemoohkan karena mengaku² atau mencemarkan nama baik orang terkenal itu.

Saya sangat mengkawatirkan hal itu mas Novri. Semoga mas Novri sudah menyiapkan semua fakta² bahwa karya itu adalah milik sah mas Novri, karena jika masalah ini terus berlanjut .. tentu posisi mas Novri sudah kuat.

Selamat berjuang !!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memprihatinkan pak &#8230;</p>
<p>Speechless membaca postingan bapak .. koq bisa²nya seorang yang bermatabat melakukan tindakan tercela &#8212; dan saya yakin disengaja. Siapapun tidak dibenarkan melakukan &#8216;pengakuan&#8217; atas karya orang lain.</p>
<p>Saya jadi ingat kasus lagu Geby .. yang heboh dan kemudian diklaim milik banyak pihak. Belum lagi kasus² lainnya. Apakah otak kita sudah tumpul sehingga malas menelorkan karya² yang bermutu sehingga diambil jalan pintas untuk mengakui karya milik orang lain.</p>
<p>Mas Nov .. saya justru kawatir, orang² yang sudah punya nama dan lebih ngetop dari kita, akan memutar balikan fakta karena mereka merasa sudah punya legitimasi di masyarakat tentang kredibilitas mereka.</p>
<p>Ketika ada orang &#8216;awam&#8217; yang mengklaim suatu hasil karya, mereka cenderung akan didukung dengan masyarakat yang sudah tahu kredibilitasnya .. orang awam ini malah nanti dicemoohkan karena mengaku² atau mencemarkan nama baik orang terkenal itu.</p>
<p>Saya sangat mengkawatirkan hal itu mas Novri. Semoga mas Novri sudah menyiapkan semua fakta² bahwa karya itu adalah milik sah mas Novri, karena jika masalah ini terus berlanjut .. tentu posisi mas Novri sudah kuat.</p>
<p>Selamat berjuang !!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: n0vri</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/#comment-1404</link>
		<dc:creator>n0vri</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jul 2008 11:22:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=250#comment-1404</guid>
		<description>&lt;strong&gt;@mamiek&lt;/strong&gt;
saya berharap demikian. Namun coba Anda lihat tulisan beliau dan bandingkan dengan tulisan saya. SELURUH, sekali lagi SELURUH artikel saya diambil bulat-bulat dengan ditambah 3 paragraf di muka dan dua setengah paragraf penutup. 

Link di atas ke Wawasan Digital memang sudah tidak ada. Pihak koran Wawasan sudah men-delete artikel tersebut setelah saya kirim email dengan membandingkan dengan artikel saya. 


&lt;strong&gt;@Iberamsyah&lt;/strong&gt;
terima kasih sarannya. Salam kenal kembali dari Jakarta.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><strong>@mamiek</strong><br />
saya berharap demikian. Namun coba Anda lihat tulisan beliau dan bandingkan dengan tulisan saya. SELURUH, sekali lagi SELURUH artikel saya diambil bulat-bulat dengan ditambah 3 paragraf di muka dan dua setengah paragraf penutup. </p>
<p>Link di atas ke Wawasan Digital memang sudah tidak ada. Pihak koran Wawasan sudah men-delete artikel tersebut setelah saya kirim email dengan membandingkan dengan artikel saya. </p>
<p><strong>@Iberamsyah</strong><br />
terima kasih sarannya. Salam kenal kembali dari Jakarta.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Iberamsyah</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/#comment-1401</link>
		<dc:creator>Iberamsyah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jul 2008 17:27:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=250#comment-1401</guid>
		<description>Jengkel juga jika tulisannya dijiplak. Aku juga pernah mengalami. Tulisanku di sebuah koran Jakarta dijiplak oleh seorang penulis di majalah terbitan sebuah departemen. Saya kirimkan kliping tulisanku ke majalah tersebut sambil menyebutkan jika majalah itu kecolongan tulisan seorang penjiplak. Ternyata itu bukan kejadian pertama kali. Sampai sekarang tulisanku pernah dijiplak empat kali oleh empat orang. Itu yang ketahuan. Capek deh.
Akhirnya saya memang capek sendiri. Habis energi ngurusi begituan. Lebih baik saya tetap konsentrasi menulis. Hidup terlalu indah untuk dilewatkan dengan kemarahan.
Oke, dan salam kenal dari Banjarmasin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jengkel juga jika tulisannya dijiplak. Aku juga pernah mengalami. Tulisanku di sebuah koran Jakarta dijiplak oleh seorang penulis di majalah terbitan sebuah departemen. Saya kirimkan kliping tulisanku ke majalah tersebut sambil menyebutkan jika majalah itu kecolongan tulisan seorang penjiplak. Ternyata itu bukan kejadian pertama kali. Sampai sekarang tulisanku pernah dijiplak empat kali oleh empat orang. Itu yang ketahuan. Capek deh.<br />
Akhirnya saya memang capek sendiri. Habis energi ngurusi begituan. Lebih baik saya tetap konsentrasi menulis. Hidup terlalu indah untuk dilewatkan dengan kemarahan.<br />
Oke, dan salam kenal dari Banjarmasin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: mamiek</title>
		<link>http://n0vri.wordpress.com/2008/07/11/dicontek-mentah-mentah/#comment-1400</link>
		<dc:creator>mamiek</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jul 2008 17:03:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://n0vri.wordpress.com/?p=250#comment-1400</guid>
		<description>Kayaknya Gunoto kelupaan menyebut sumbernya. Rasanya tidak mungkin penulis senior semacam dia ceroboh semacam itu. Saya kenal baik sama dia kok, di Yogya dulu. Dia kan kosnya di Demangan, Gang Pendowo. Saya waktu itu di Sapen,
Atau Gunoto sedang mabuk ya? Entahlah. Sayang saya tidak lagi punya nomor kontaknya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kayaknya Gunoto kelupaan menyebut sumbernya. Rasanya tidak mungkin penulis senior semacam dia ceroboh semacam itu. Saya kenal baik sama dia kok, di Yogya dulu. Dia kan kosnya di Demangan, Gang Pendowo. Saya waktu itu di Sapen,<br />
Atau Gunoto sedang mabuk ya? Entahlah. Sayang saya tidak lagi punya nomor kontaknya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
