Lanjut ke konten

Selamat Datang Omaigat

Mei 30, 2007

Selamat datang. Itu yang ingin saya ucapkan pada para ”Koki” di belakang Blog Omaigat. Seperti yang tercantum di halaman pembuka, Omaigat sengaja dihadirkan sebagai jawaban atas ”mati”nya sang begawan Wadahel.

Wadehel memang fenomena. Ini murni pendapat personal saya. Ia cerdas dalam menggagas, jujur dalam bertutur, meski tak jarang terkesan sinis ketika mengkritisi sesuatu. Bahasa dan kata yang dipilih, seringkali membuat orang-orang yang tak biasa berbeda pandangan akan sangat tersengat. Tak jarang ia menulis secara lugas, straight to the point. Tapi sering pula menggunakan perumpamaan yang unik, sinis, atau bahkan -terkesan bagi sebagian orang- vulgar.

Wadehel adalah sosok yang jujur, logis, dan tak mau tunduk oleh sesuatu yang ia anggap tak demokratis. Wacana ia sampaikan selalu segar, meski topik yang diangkat bukanlah topik yang sedang hangat di koran-koran. Di tangan Wadehel, isu lama bisa menjadi topik menarik untuk didiskusikan, atau tepatnya, diperdebatkan.

Sekarang sang begawan, sekaligus ikon “ahli neraka” itu telah memutuskan untuk mati. Dan para pendukung ide-ide segar Wadehel pun mencari jalan, agar ide-ide tentang kebebasan, open-minded, dan keberanian itu tak ikut mati.

Memang, tak ada lagi sang “single striker” handal itu di barisan depan, tapi seperti yang diungkapkan para pendiri Omaigat, mereka akan berjuang secara kolektif, total football. Semua bergerak dalam sebuah koordinasi dinamis, saling mendukung. Boleh saja sang striker telah tiada, namun seorang deep midfielder sekalipun bisa saja muncul dari second line dan menciptakan gol kemenangan. Kita tunggu saja!

Iklan
21 Komentar leave one →
  1. Mei 30, 2007 1:22 pm

    hiyaa….total football!!!
    bang n0vri ikutan nulis ya? nanti di invite jadi aouthor!

  2. Mei 30, 2007 1:23 pm

    Hiyatt,
    aku gak jago nulis kayak kalian…

  3. Mei 30, 2007 1:25 pm

    welkom welkom….
    mari kita bangkitkan roh wadehel dari kuburan wordpress

  4. Mei 30, 2007 1:42 pm

    Yap.
    Semangat memang gak boleh ikut mati.

  5. Mei 30, 2007 3:07 pm

    Seperti yg pernah saya bilang, itu “hasil” yg diinginkan dari kematian wadehel, “mati satu tumbuh seribu”. Memang jlh para koki ga sampe seribu tapi cukup bisa mewakili sementara.

  6. Mei 30, 2007 3:13 pm

    mudah-mudahan demikian…

  7. Mei 30, 2007 4:46 pm

    saya ikutan bersemangat 🙂

  8. Mei 30, 2007 4:59 pm

    Wah, kalo salah satu “koki” ikutan bersemangat. Kita yang jadi supporter ikutan semangat.

  9. Mei 30, 2007 11:34 pm

    hehehehe aku pendukung AC Milan…lho ga ada ya, kok jadi kaya pertandingan bola hehehe…sbnrnya wadehel mau mencerdaskan bangsa dengan ngajak mikir bareng… tapi pada OOT jd bunuh diri dia… nah rohnya gentayangan banyak yg kesambet… keknya begitu deh…wah jd kayak sinetron hihihi

  10. Mei 31, 2007 6:55 am

    Bener Bu… si dehel cuma ngajak mikir, tapi banyak yang gak mau. Dulu saya gak berani ngasih posting apapun tentang dia, karena dia sudah sangat jelas dan gak perlu dibela. Mudah-mudahan jadi zombie, alias mau hidup lagi 😛

  11. Mei 31, 2007 7:11 am

    ayo bang novri ikut juga,,

    Ma lebih ga bisa nulis malah,, 😛

  12. Mei 31, 2007 7:45 am

    Boleh aja, Ma…
    nanti topiknya didiskusi-in lagi ya…

  13. Mei 31, 2007 7:56 am

    assiik!!!! bang novri ikutan!!!

    *teriak teriak sendiri*

  14. Mei 31, 2007 8:01 am

    hiii seremmm…
    jangan yang urusan yang ribet-ribet ya…
    pemahaman agamaku dangkal, belum berani ngomong soal itu :p

  15. Mei 31, 2007 9:23 am

    Sayangnya Shan-in nggak ikutan nulis kyak ginian di Blog, tapi numpang jadi “koki”.

    Tanya kenapa? Nggak tahu juga. 🙂

  16. Mei 31, 2007 9:27 am

    AKu juga nggak tahu kenapa tiba-tiba nulis ini. Mungkin selama ini keenakan jadi pembaca setia sambil ngopi pagi-pagi, tiba-tiba ada yang ilang…

  17. Mei 31, 2007 11:37 am

    aku mung jago dadi bek ae 🙂

  18. Mei 31, 2007 11:44 am

    Lha, bek itu sangat penting, je..
    Rio Ferdinand itu bek tapi harganya 30 juta pound, Nistelrooy aja cuma 12 juta…

    BTT,
    kita semua punya peran masing-masing, Mas.
    Semoga kita bisa memjalankan peran itu sebaik mungkin, jadi maslahat buat orang banyak…

  19. insanayu permalink
    Mei 31, 2007 11:51 am

    aku jadi penonton aja deh…

    *gelar tiker terus baca” blog orang*

  20. Mei 31, 2007 12:23 pm

    Pak, itu contoh penjualan pemain kok dari MU semua??

  21. Mei 31, 2007 12:30 pm

    @insanayu:
    paling enak emang nonton. Niat saya juga begitu, tapi ada dua koki ngundang…
    >
    @manusiasuper
    saya kan penggemar MU…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: