Skip to content

Masihkah Butuh Kematian Lagi?

Juli 24, 2007

Now or Never

p.s.
postingan ini pertama kali di-publish tanggal 16 April 2007. Sengaja saya refresh, karena IPDN kembali me-refresh budaya kekerasan mereka.

Saya sulit berkata banyak. BUBARKAN IPDN.

Cuma itu yang ingin saya sampaikan. Tak perlu alasan panjang-lebar diucapkan. Banyak teman telah membeberkannya. Saking banyaknya, Anda mudah menemukannya di belantara WP ini, seperti yang ini, misalnya.

Enough is enough. Jangan ada lagi nyawa hilang sia-sia. Bubarkan sekarang atau akan ada lagi nyawa yang melayang. Bangsa ini punya memori pendek dan mudah melupakan hal besar. Jadi jangan sampai semuanya tertelan issue lain dan nyawa anak bangsa kembali terbuang sia-sia.

Terlambat sudah untuk reformasi, bahkan mengganti seragampun mereka enggan, apalagi mengganti habit kekerasan itu.

Sudahlah, saya sepakat; IPDN harus bubar, one way or another.

jika kita menghamba kepada ketakutan
kita memperpanjang barisan perbudakan…..

15 Komentar leave one →
  1. April 17, 2007 1:09 am

    Akhirnya menyempatkan nulis suara hati di tengah kesibukan. Tanpa basa-basi: “IPDN bubar”
    Quote paling bawah, kalimat pendek bermakna dalam, saya simpan dalam memori.

  2. April 17, 2007 7:20 am

    Yah, meski pendek yang penting pesan yang disampaikan jelas. Semoga masih bisa mengetuk hati mereka yang punya kewenangan untuk mengubah kebijakan.

  3. Juli 24, 2007 1:32 pm

    Sudahlah, saya sepakat; IPDN harus bubar, one way or another.

    Sudahlah bubarkan saja

  4. Juli 24, 2007 1:36 pm

    Betul Kang. Udah gak ada justifikasi lagi untuk mempertahankannya.

  5. Juli 24, 2007 2:15 pm

    lantas nanti nasib para praja gimana hayo?:mrgreen:

  6. Juli 24, 2007 2:31 pm

    guampang.
    masukin ke Jurusan Ilmu Pemerintahan yang banyak tersebar di banyak universitas negeri, termasuk IIP. Beasiswa bisa jalan terus dengan ngasih uang bulanan yang sesuai dengan nilai subsidi selama ini. Gitu aja kok repot😀 😀 😀

  7. Juli 25, 2007 1:28 am

    jika kita menghamba kepada ketakutan
    kita memperpanjang barisan perbudakan…..

    Dan jika menghamba pada kekerasan kita memperbesar TPU

  8. Juli 25, 2007 7:22 am

    @almascatie😀 😀 😀

  9. Juli 25, 2007 3:01 pm

    hufff, kejadian lagi ya😦 prihatin deh

  10. Juli 25, 2007 3:10 pm

    iya, Njar.
    tapi udah gak bisa sekedar prihatin, bubarkan aja…
    it’s too much.

  11. Juli 25, 2007 3:20 pm

    heran, enak sekali mereka membunuh orang lain kayak mithes nyamuk.
    Kemarin kami ngobrol dengan tetangga, trus ada yg bilang begini:
    kalo masih pendidikan aja sudah ganas, ntar kalo jadi lurah, tanah orang dimakan

  12. Juli 25, 2007 3:25 pm

    gak cuman tanah orang cak…
    darah rakyat dihisap ampe kering…

  13. Juli 26, 2007 11:32 am

    SBY aja enggan and malu , menyaksikan wisuda IPDN bulan agustus ini….pegimane kite yg menjadi korban kebringasan mereka, udah………..buabarkan…IPDN atau masyarakat akan murka…..

  14. Juli 26, 2007 1:15 pm

    kalo SBY bisa malu, syukurlah😛

Trackbacks

  1. IPDN Lagi.. dan Lagi.. « r i c k i s a p u t r a - o r a n g b i a s a

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: